Kamis, 08 Oktober 2015

TUGAS ISD MAKALAH KE - 1



Topik Makalah

Dampak Sosial Tawuran Antar Wilayah RT/RW di Jakarta

 


Kelas  :  2-ID15

Tanggal Penyerahan Makalah : 6 Oktober 2015
Tanggal Upload Makalah  :  7 Oktober 2015



 

P E R N Y A T A A N

Dengan ini saya menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam penyusunan makalah ini saya buat sendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim / pihak lain.

Apabila terbukti tidak benar, saya siap menerima konsekuensi untuk mendapat nilai 1/100 untuk mata kuliah ini.



P e n y u s u n



N P M
Nama Lengkap
Tanda Tangan
3A414594
Syamsul Hudha







Program Sarjana Teknologi Industri


UNIVERSITAS GUNADARMA




KATA PENGANTAR

Pertama-tama saya panjatkan puja dan puji syukur atas rahmat dan ridho Allah SWT, karena tanpa rahmat dan ridho-Nya, saya tidak dapat menyelesaikan mekalah ini dengan baik dan selesai tepat waktu.
Tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada bapak Muhammad Burhan Amin selaku dosen pengajar softskill yang membimbing saya dalam pengerjaan tugas makalah ini. Dalam makalah ini saya menjelaskan tentang “Dampak Sosial Tawuran Antar Wilayah RT/RW di Jakarta”.
Mungkin dalam pembuatan makalah ini terdapat kesalahan yang belum saya ketahui. Maka dari itu saya mohon saran & kritik dari bapak dosen. Demi tercapainya makalah yang sempurna.




Bekasi, 1 Oktober 2015


Penyusun











DAFTAR ISI

PERNYATAAN......................................................................................................... i
KATA PENGANTAR .............................................................................................. ii
DAFTAR ISI .............................................................................................................. iii
BAB I PENDAHULUAN ......................................................................................... 1
1.      Latar Belakang ................................................................................................. 1
2.      Tujuan............................................................................................................... 1
3.      Sasaran ............................................................................................................. 2
BAB II PERMASALAHAN...................................................................................... 3
1.      Kekuatan .......................................................................................................... 4
2.      Kelemahan ....................................................................................................... 4
3.      Peluang ............................................................................................................ 4
4.      Tantangan ........................................................................................................ 4
BAB III KESIMPULAN DAN REKOMENDASI ................................................ 5
1.      Kesimpulan ...................................................................................................... 5
2.      Rekomendasi ................................................................................................... 5
REFENSI ................................................................................................................... 6













BAB I
PENDAHULUAN

1.1.      Latar Belakang
Manusia adalah makhluk hidup yang mempunyai emosi. Setiap manusia mempunyai emosi yang berbeda beda tentunya, ada manusia yang mampu mengontrol dan mengendalikan emosinya dan ada juga manusia yang mudah terpancing emosinya. Sifat manusia yang mudah terpancing emosinya itulah yang harus kita hindari, karena dapat membahayakan baik diri sendiri ataupun orang lain
Setiap agama mengajarkan untuk saling toleransi terhadap setiap manusia, terutama agama Islam yang mayoritas dianut oleh masyarakat di Indonesia. Tapi entah mengapa banyak sekali terjadi kesalah pahaman di Negara kita ini yang berakhir ricuh dan tawuran antar warga.
Seandainya setiap manusia dapat memaknai arti dari toleransi dan dapat saling meghargai antar sesama tentu Negara ini akan damai tanpa harus adanya berita-berita tentang kericuhan Negara ini apalagi sampai ada tawuran antar warga.
1.2.      Tujuan
Belakangan ini kita sering mendengar berita di media media tentang kericuhan ataupun tawuran, baik tawuran warga dan adapula tawuran antar pelajar yang terkadang semua itu terjadi hanya karena masalah kecil dan kemudian menjadi besar akibat oknum oknum yang tidak bertanggung jawab telah memprovokasi masyarakat. Untuk itu saya akan mencoba mengangkat topik “tentang tawuran antar warga” dalam makalah yang saya buat ini.
Makalah yang saya buat ini bukan semata hanya tugas dari dosen saja, melainkan untuk membuat orang-orang yang membaca makalah saya ini mengerti akan dampak dari tawuran antar warga,  dapat mengatasi bila terjadi tawuran di sekitar mereka.







1.3.      Sasaran
Saya berharap agar masyarakat sadar akan pentingnya rasa toleransi dan menghargai sesama. Dengan memiliki rasa toleransi dan saling menghargai secara otomatis masyarakat akan hidup rukun dan damai sehingga terhindar dari hal-hal yang mampu memancing tawuran.
Bila mayarakat damai maka Negara pun akan tentram dan aman. Negara yang aman adalah impian dari setiap warganya. Mulailah belajar menghargai orang lain agar dapat dihargai orang lain.
























BAB II
PERMASALAHAN
TAWURAN, WARGA KEBUN SINGKONG SALING LEMPAR MERCON

Tawuran antarwarga Kebon Singkong dengan Warga Cipinang Jagal, Jakarta Timur, Jumat (23/8/2013) dini hari kembali terjadi di Jalan Gusti Ngurah Rai, Klender, Jakarta Timur. Akibat tawuran tersebut, arus lalu lintas dari arah Cipinang menuju Pondok Kopi maupun sebaliknya sempat ditutup.
Dalam tayangan Liputan 6 Pagi SCTV, Jumat (23/8/2013), kedua kubu saling serang dengan menggunakan berbagai macam benda berbahaya, seperti petasan, batu, kayu, dan botol. Tak hanya orang dewasa, tawuran juga melibatkan orang tua hingga anak anak. 
Polisi dari Polres Metro Jakarta Timur yang tiba di lokasi pun sempat beberapa kali melepaskan tembakan gas air mata untuk membubarkan aksi tawuran antarwarga ini.
Tawuran ini dipicu dendam lama akibat rumah salah seorang warga terkena ledakan petasan dan telah terjadi beberapa kali sejak malam takbiran lalu. Meski sempat dimediasi polisi, kedua belah pihak tak pernah mau berdamai.
Untuk mencegah agar tawuran tidak meluas, puluhan aparat Polres Jakarta Timur disiagakan di lokasi kejadian. Polisi juga menemukan busur dan anak panah yang digunakan warga untuk tawuran.
Sementara akibat tawuran antarwarga ini, arus lalu lintas dari arah Cipinang menuju Pondok Kopi maupun sebaliknya sempat ditutup.








1.            Kekuatan (Strength)
a.       Rasa toleransi
b.      Meningkatkan kesabaran agar tidak mudah terpancing emosi
c.       Berpikir sebelum bertindak
2.            Kelemahan (Weakness)
a.       Pengaruh orang lain
b.      Kurangnya kepekaan akan kepedulian sesama
c.       Tidak adanya aparat yang mengawasi  masyarakat
3.            Peluang (opportunity)
a.       Potensi terjadinya kejahatan.
b.      Potensi jatuhnya korban jiwa
c.       Potensi kerusakan pada sarana umum
4.            Tantangan/Hambatan (Threats)
a.       Perpecahan didalam masyarakat itu sendiri
b.      Membangun dan mengukuhkan tenggang rasa antar sesama


















BAB III
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

1.            KESIMPULAN
a.       Setiap masyarakat harus mampu mengendalikan emosinya
b.      Setiap masyarakat mampu menyaring setiap hal-hal negatif yang didengarnya
c.       Setiap masyarakat harus mengetahui setiap dampak dari semua yang dilakukannya
2.            REKOMENDASI
a.       Meningkatkan kesabaran agar tidak mudah terpancing emosi
b.      Meningkatkan peranan aparat dalam mengawasi  masyarakat
c.       Mencegah kejahatan.
d.      Membangun dan mengukuhkan tenggang rasa antar sesame



















REFENSI:

http://news.liputan6.com/read/672617/video-tawuran-warga-kebon-singkong-saling-lempar-mercon

Selasa, 16 Juni 2015

Tantangan Regulasi dan Media Sosial

POSTINGAN SEORANG PENGGUNA MEDIA SOSIAL YANG MENGHINA WARGA KOTA JOGJAKARTA


         Detail Lengkap Awal Kasus Florence Sihombing
Seperti kita ketahui , mahasiswi S2 UGM ,Florence sihombing ,belakangan ini menjadi trending topik diberbagai media, baik portal-portal berita besar, maupun blog dan media sosial lainnya, sehingga banyak yang menjulukinya si ratu SPBU,karena tidak mau antri.
Blog inipun sebelumnya juga sudah memberitakan kasusnya.
Admin sendiri tidak menyangka , berita yang admin sajikan tentang kasus Florence tersebut ternyata banyak dibaca pemirsa dan bahkan sempat masuk dalam daftar 10 besar wordpress Indonesia, seperti biasanya , bersanding dengan bloger-bloger kenamaan tanah air, seperti, aripitstop dan  pertamax7 yang sudah duluan terpatri disitu.
Nah, jika pemirsa belum tahu rentetan kejadian kasus Florence tersebut, kali ini admin akan menyajikan beritanya secara urut, dari awal hingga Florence Sihombing di tahan.
1.            Hina Yogya
Awalnya wanita bernama Florence Sihombing mengunggah status yang menghina Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Florence menyebut Yogya tolol dan dia mengajak teman-temannya agar jangan tinggal di Kota Pelajar itu. Hal itu dijadikan status akun jejaring sosial Path-nya. “Jogja miskin, tolol, dan tak berbudaya. Teman-teman Jakarta-Bandung jangan mau tinggal Jogja,” tulis Florence.

Ada dua teman Florence yang mengomentari status tersebut, Nico dan Rachel.
“Ijin repath yaaakkk,” tulis Nico berada di Jakarta Timur menurut GPS Path.
“Kenapa kak flo?” tulis Rachel dengan emoticon sedih dari Depok, Yogya menurut GPS Path. Kemudian Florence menjawab. “#Nico: Repath lah Nic, awas kalau enggak. Bahahaha…
“Orang Jogja B******. Kakak mau beli Pertamax 95 mentang-mentang pake motor harus antri di jalur mobil terus enggak dilayani. Malah disuruh antri di jalur motor yang stuck panjangnya gak ketulungan…Diskriminasi…Emangnya aku gak bisa bayar apa. Huh. KZL,” jawab Florence dengan emoticon sedih. Status tersebut dicapture oleh salah satu teman Florence. Saat dicapture, status Florence sudah dilihat 86 teman Path-nya dan ada 11 emoticon. Dari 11 emoticon tersebut, ada yang sedih, ada yang kaget, ada yang senyum dan ada juga yang malah tertawa.
2.            Dilaporkan ke polisi
Postingan Florence Sihombing di media social Path tersebut ternyata berbuntut panjang.
Bukan saja mendapat kecaman dari dari berbagai orang, postingan pun menjalar ke ranah hukum. Akhirnya Florence resmi dilaporkan ke Polda DIY oleh LSM Jangan Khianati Suara Rakyat (Jati Sura) yang didampingi oleh kantor advokat Erry Suprianto, pada Kamis (28/8).
Menurut Ahmad Nurul Hakam yang mendampingi pelaporan kasus tersebut, Florence dituding melanggar UU ITE No.11 tahun 2008 terkait penghinaan dan pencemaran nama baik dan provokasi mengkampanyekan kebencian. “Karena aturan hukum jelas, di UU ITE Nomor 11 tahun 2008, kami laporkan tentang pasal penghinaan, pencemaran nama baik, dan provokasi mengkampanyekan kebencian,”jelas Ahmad. Dengan pasal ancaman tersebut, Florence pun bisa terancam hukuman maksimal 6 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar. “Ancamannya 6 tahun penjara dan denda 1 miliar,” tambahnya.
3.            Masuk tahanan
Setelah kasus pelaporan tersebut  menjalar ke ranah hukum. Pagi tadi pukul 10.30 WIB, Florence mendatangi Polda DIY untuk dimintai keterangan. Menurut pengacara Florence, Wibowo Malik, setelah empat jam diperiksa, Florence kemudian ditahan. “Alasan penahanannya polisi mengatakan karena Flo tidak bersikap kooperatif, karena tidak mau menandatangani BAP,” kata Wibowo, di polda DIY, Sabtu (30/08).
4.            Minta laporan dicabut
Saat melakukan pertemuan dengan sejumlah komunitas yang melaporkan Florence ke Polda DIY atas umpatannya di media sosial, Sabtu (30/08), Florence kembali mengucapkan permintaan maaf atas tindakannya tersebut. Sebelumnya permintaan maaf Florence juga pernah diungkapkannya secara langsung oleh Florence lewat televisi dan juga akun Path miliknya.
“Saya, Florence Sihombing beserta keluarga dan teman-teman yang bersangkutan dengan kasus ini, dengan postingan di Path saya meminta maaf terutama kepada warga Yogya, kepada Sultan, UGM, Fakultas Hukum, Notariat dan kepada semua pihak yang terkena imbas. Saya mohon maaf sekali,” kata Florence. Dia juga memohon kerelaan semua pihak terutama pelapor untuk mencabut laporan dan supaya dia tetap dapat tinggal di Yogyakarta untuk melanjutkan studinya di UGM. “Saya mohon keringanan sedikit saja. Saya bersalah. Ini sangat mengganggu dan saya
tahu ini sangat mengganggu, menyakitkan orang. Saya mohon dimaafkan dan dicabut BAP. Saya berjanji tidak akan mengulangi lagi,” ujar Florence.
Sementara itu pengacara Florence, Wibowo Malik, berharap pihak pelapor berbaik hati untuk memaafkan dan mencabut laporan serta BAP. “Kami mohon berikan kesempatan untuk klien kami memperbaiki diri, menjadi pribadi yang lebih baik dan bisa menempuh masa depan lebih baik. Jangan hancurkan masa depannya. Kami mohon dengan sangat,” ujar Wibowo.
5.            Permintaan maaf ditolak
Setelah dilaporkan ke Polda DIY oleh sejumlah komunitas di Yogyakarta, Florence bersama pengacaranya, Wibowo Malik mendapatkan undangan untuk melakukan klarifikasi dan
dipertemukan dengan pihak pelapor untuk melakukan upaya perdamaian. Sayangnya upaya tersebut gagal. Menurut Ryan Nugroho perwakilan dari Reptil RO Yogyakarta yang melaporkan Florence, upaya perdamaian tersebut ditolak karena mereka menilai Florence tidak melakukannya dengan tulus. “Kami menolak karena terlihat Florence dan kuasa hukumnya tidak tulus, kita bisa lihat gesture tubuhnya, bagaimana dia bicara,” kata Ryan, Sabtu (30/08).
Selain itu dalam pembicaraan mereka, Ryan menilai bahasa yang diucapkan oleh kuasa hukum Florence tidak seperti meminta maaf tetapi menyuruh. “Bahasanya itu seperti menyuruh kami mencabut laporan, lho kita harus tahu siapa yang salah, bahasanya tidak seperti itu, makanya kami tidak respek,” ujarnya. Sementara itu saat dikonfirmasi, Penasehat hukum Florence, Wibowo Malik SH, membenarkan jika ada upaya perdamaian. Namun pihaknya menolak jika dikatakan tidak tulus meminta maaf. “Kami sudah dengan setulus hati meminta maaf, bahkan ketika mereka meminta permintaan maaf secara langsung, kami lakukan itu, sebelumnya sudah lewat media pun begitu,” kata Wibowo.
Dalam perdamaian tersebut pihaknya juga merasa dijebak. Saat itu menurut Wibowo, mereka datang untuk melakukan klarifikasi, namun pada kenyataannya Florence langsung di periksa dan di BAP. “Undangannya klarifikasi, tapi ini tadi malah di BAP, makanya klien kami menolak untuk menandatangani BAP,” tegasnya.

           Kesimpulan
           Berhati-hatilah saat memposting sesuatu di dalam media social, jangan asal mengucapkan kata kata karena kita tidak akan tahu apakah kata-kata kita tersebut dapat menyinggung orang lain atau tidak. Bila ada yang tidak suka dengan kata-kata kita tersebut dan melaporkannya ke pihak berwajib maka akan menjadi sebuah kasus hukum. Banyak sekali orang yang sudah terjerat kasus hokum akibat postingan mereka di media social contohnya seperti artikel diatas. Ada sebuah undang undang yang dapat dikait-kaitkan untuk menjerat seseorang. Jadi mulai sekarang berhati-hatilah dalam bertindak.

sumber
http://masshar2000.com/2014/08/31/detail-lengkap-awal-kasus-florence-sihombing-si-ratu-spbu/

Minggu, 24 Mei 2015

Artikel Tentang Pertahanan Negara

ARTIKEL TENTANG PERTAHANAN NEGARA


1.     Pengertian
Dalam pembahasan dibutuhkan penjelasan atau uraian yang tepat tentang beberapa konsep sehingga tidak menimbulkan salah pengertian. Untuk itu perlu dijelaskan beberapa  konsep atau pengertian sebagai berikut :
a.       Manajemen adalah  suatu proses perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi serta sistem pengaawasan yang baik dalam rangka mencapai tujuan yang diinginkan. Manajamen juga mengandung makna tingkat partisipasi , tanggungjawab, wewenang dan keleluasaan dalam proses pengambilan keputusan.
b.      Pertahanan  adalah segala upaya pertahanan bersifat semesta yang penyelenggaraannya didasarkan pada kesadaran atas hak dan kewajiban warga negara serta keyakinan pada kekuatan sendiri ( Pasal 2 ayat 1 ) UU Nomor 3 tahun 2004. 
c.       Keamanan dan ketertiban masyarakat adalah suatu kondisi dinamis masyarakat sebagai salah satu prasyarat terselenggaranya proses pembangunan nasional dalam rangka tercapainya tujuan nasional yang ditandai oleh terjaminnya keamanan, ketertiban, dan tegaknya hukum, serta terbinanya ketenteraman, yang mengandung kemampuan membina serta mengembangkan potensi dan kekuatan masyarakat dalam menangkal, mencegah, dan menanggulangi segala bentuk pelanggaran hukum dan bentuk-bentuk gangguan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat. ( Pasal 1 angka 6  ) UU Nomor 2 Tahun 2002. 
d.      Pertumbuhan Ekonomi nasional adalah kondisi dimana terjadi perubahan yang signifikan atau perubahan yang berarti dalam pertumbuhan ekonomi baik di daerah maupun secara nasional yang berkaitan dengan keetrsediaan dan daya beli masyarakat yang lebih baik.
e.       Ketangguhan adalah kondisi yang stabil, kuat  dan mampu bertahan dari berbagai gangguan atau ancaman baik dari dalam maupun dari luar. Keamanan dalam negeri adalah suatu keadaan yang ditandai dengan terjaminnya keamanan dan ketertiban masyarakat, tertib dan tegaknya hukum, serta terselenggaranya perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. ( Pasal 1 angka  7 ) UU Nomor 2 Tahun 2002.

2.     Kondisi (Manajemen Pertahanan dan Keamanan saat ini)
Membahas tentang manajamen pertahanan dan kemananan di Indonesia saat ini maka ditemukan beberapa persoalan yang cukup menarik untuk dibahsa lebih lanjut  antara lain :
a.       Partisipasi TNI-POLRI, dalam proses pembangunan ekonomi masiih lemah. Kondisi bukan karena kemauan TNI-  POLRI namun sistem sosial dan politik yang kurang mendukung sehingga hal ini menjadi kurang mendapat perhatian secara serius.
b.      Belum adanya pengakuan secara utuh dan menyeluruh  tentang eksistensi TNI-POLRI, sesudah reformasi  sebagai mitera dalam proses pembangunan. Pengakuan terhadap keberadaan institusi yang menangani bidang pertahanan dan keamanan, tidak saja pada saat situasi perang atau kondisi yang kacau namun pada saat damai pun harus mendapat pengakuan secara tulus.  Kondisi ini sebenarnya disebabkan oleh peristiwa masa lalu yang belum sempat dilupakan oleh masyarakat, sehingga masyarakat menjadi trauma.
c.       Banyak pemerintah daerah belum memanfaatkan potensi TNI dalam rangka membangun ekonomi daerah. Di banyak provinsi maupun kebupaten /kota ternyata belum banyak yang pemerintah daerah yang mengambil inisyatif untuk melibatkan  TNI –POLRI dalam proses pembangunan terutama pembangunan bidang pertanian.
d.      Kerjasama antara TNI-POLRI dengan berbagai pemerintah daerah belum dilaksanakan secara optimal. Kerjasama yang dibangun selama ini masih sebatas hal hal yang sifatnya ketertiban dan keamanan namun dalam hal hal yang sifatnya khusus dibidang ekonomi  melalui kegiatan pertanian dan perikanan belum sempat dilaksanakan secara maksimal atau secara formal. Kecuali Provini Sulawesi Selatan yang secara formal telah melibatkan TNI dan POLRI dalam pembangunan bidang pertanian.

3.     Kondisi (Manajemen Pertahanan dan Keamanan yang diharapkan)
Berdasarkan kondisi  sistem keamanan saat ini  maka sistem keamanan yang diharapkan adalah :
1.        Adanya partisipasi TNI-POLRI dalam proses pembangunan ekonomi Partisipasi yang dimaksudkan disini adalah keterlibatan secara langsung dalam membina dan membangun masyarakat baik secara fisik maupun mental.
2.        Adanya pengakuan secara lebih baik terhadap keberadaan TNI –POLRI dalam proses pembangunan bangsa khususnya bidang. Masyarakat  pada umumnya termasuk NGO harus menbgakui bahwa TNI dan POLRI saat ini sudah lebih terbuka dalam berbagai pihak terutama politik, sehingga tidak perlu dipandang sebagai institusi yang mempunyai pandangan berbeda. Untuk itu diharapkan adanya kerjasama dengan prinsip keterbukaan demi kemajuan bangsa dan negara .
3.        Pemerintah daerah dapat memanfaatkan potensi TNI  -POLRI dalam pembangunan ekonomi daerah, terutama daerah daerah terpencil dan tertinggal. Wilayah wilayah yang potensial namun kurang mendapat perhatian secara serisu dapat dikelola secara baik agar lebih maju dengan melibatkan  TNI dan POLRI.
4.        Terjalinnya hubungan kerjasama antara TNI-POLRI dengan pemerintah dan masyarakat. Hubungan yang tercipta secara baik dan harmonis antara pemerintah dan masyarakat merupakan hal yang sangat penting dalam mendorong berbagai bidang pembangunan terutama bidang ekonomi.  Hal ini sebenarnya mempunyai pengaruh yang signifikan dalam seluruh proses pembangunan sehingga pertumbuhan ekonomi mempunyai tempat berpijak yang kuat dan kokoh.  
Jadi diharapkan adanya suatu kondisi ekonomi nasional yang baik, namun hal itu harus mempunyai landasan yang kokoh. Tanpa landasan yang kokoh maka  pertumbuhan dan perkembangan ekonomi nasional tidak akan berlangsung dengan baik dan hal itu pasti berpengaruh terhadap ketahanan nasional.  Aspek penting ketahanan nasional adalah peningkatan kesejahteraan dan keamanan dalam masyarakat .
4.     Hubungan antara Kondisi Keamanan Nasional yang tangguh dengan Pertumbuhan ekonomi.
Salah satu ukuran keberhasilan suatu bangsa   adalah kemajuan bidang ekonomi yang signifikan. Perekonomian  nasional yang tangguh sebenarnya dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik kondisi internal ( mikro )  maupun eksternal atau aspek makro. Masyarakat yang merupakan salah pilar penting dalam peningkatan dan pengembangan ekonomi mikro, sebenarnya membutuhkan pembinaan secara sistematis dan terukur sehingga dapat menjadi penyanggah yang kuat bagi pertumbuhan ekonomi nasional.  Ekonomi memegang peran yang sangat penting dalam pembangunan bangsa dan terutama dalam peningkatan ketahanan pangan.
Keberhasilan strategi techno economic tidak bisa dilepaskan dari tiga pilar yaitu, penguasaan teknologi, produktivitas dan daya saing. Penguasaan teknologi memerlukan kebijakan yang sistematis dan berkesinambungan. Kawasan pertumbuhan ekonomi, semisal kawasan industri, zona perdagangan bebas atau kawasan berikat, dapat secara sistematis dikembangkan mekanisme dan penguasaan teknologi serta sistem pengembangan produktivitas dan daya saing bangsa secara sistematis, konsisten dan berkesinambungan. Hatta sebagai bapak Koperasi Indonesia pernah mengembangkan ekonomi kerakyatan yakni ekonomi yang berorientasi pada  kemandirian ekonomi masyarakat.
TNI sebagai salah satu stakeholder penting dalam pembangunan diharapkan menjadi penggerak dan inovator dalam mendorong masyarakat terutama diwilayah pedesaan dan wilayah perbatasan agar lebih cepat berkembang. Peran yang harus dimainkan  terkait dengan pengembangan ekonomi adalah sektor pertanian dan perikanan.
Dengan kekayaan sumber daya alam, dan keadaan  penduduk dengan latar belakang budaya,adat istiadat dan agama dengan penyebaran yang kurang merata ke seluruh Pulau-pulau Nusantara ditambah dengan adanya garis perbatasan Negara Indonesia dengan 10 (sepuluh) Negara tetangga baik di darat maupun lautan sangat rawanterjadi berbagai pelanggaran wilayah, pencurian hasil kekayaan alam (hutan maupun laut), penyelundupan, konflik vertikal maupun horizontal yang dapat mengganggu stabilitas keamanan nasional, sehingga memerlukan adanya penanganan yang komprehensif dan menyeluruh dengan melibatkan seluruh komponen bangsa Indonesia, terutama TNI sebagai komponen utama pertahanan Negara, Polri,Pemerintah dari tingkat Pusat sampai Daerah juga seluruh lapisan masyarakat Indonesia dalam usaha untuk menjamin tetap tegaknya Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, agar bangsa Indonesia dapat berdiri sejajar dengan seluruhNegara dan bangsa-bangsa lain di dunia.
TNI sebagai komponen utama pertahanan Negara sejak awal pembentukannya telah berperan banyak dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara Indonesia dari mulai merebut kemerdekaan, mempertahankan dan mengisi kemerdekaan sampai dengan mengawal jalannya roda pembangunan bangsa Indonesia.
Demikian halnya dengan TNI AD sebagai bagian integral dari TNI yangberperan sebagai alat utama pertahanan Negara matra darat telah banyak berperanserta aktif dalam melaksanakan pengawasan wilayah NKRI dengan menjagakeamanan wilayah perbatasan, pelaksanaan pemberdayaan wilayah pertahanan,serta dalam pembinaan dan ketertiban masyarakat melalui tugas perbantuan TNI kepada Polri yang dalam pelaksanaannya mengacu pada aturan perundang-undangan yang berlaku sebagaimana telah diuraikan diatas yakni UU RI Nomor : 3 tahun 2002 tentang Pertahanan Negara dan UU RI Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI yakni yang mengatur tentang tugas Operasi Militer Selain Perang berdasarkan permintaan dan/atau peraturan perundang-undangan. Kegiatan TNI selain perang inilah yang menjadi fokus dalam berbagai kegiatan lainnya.  Bidang ekonomi harus merupakan salah satu fokus karena terkait dengan pertahanan dan keamanan negara.  Masalah pangan dan berbagi persoalan lainnya seperti penyelundupan, perdagangan bebas, illegal fishing, illegal oil dan sebagainya merupakan bidang bidang yang rawan dan seharusnya mendapat perhatian dari TNI dan POLRI.
Sektor pertanian merupakan salah satu bidang yang dapat mendorong pembangunan ekonomi masyarakat termasuk ekonomi nasional. Xenophon,filsuf dan sejarawan Yunani yang hidup 425-355 SM mengatakan bahwa Agriculture is the mother and nourishis of all other arts ( pertanian  adalah ibu dari segala budaya ). Jika pertanian maju maka budaya budaya lain maju. Pertanian  merupakn instrumen penting dalam pembangunan berkelanjutan. Kebijakan sektor pertanian saat ini menunjukan kemajuan yang berarti, karena melalui suatu perencanaan yang teratur.
Kondisi perekonomian  Indonesia secara makro sudah memperlihatkan kecendrungan positif, seiring dengan itu keuangan negara juga semakin membaik, namun prioritas peruntukannya  masih ditujukan untuk kepentingan peningkatan kesejahteraan.
Terkait dengan hal itu maka TNI AL selalu berorientasi pada tiga pilar pembinaan yakni peningkatan kesiapsiagaan satuan operasional, penbingkatan profesionalisme prajurit, dan peningkatan kesejahteraan prajuruit/PNS beserta keluarganya.
Hal tersbeut mengandung makna bahwa  TNI selalu peduli pada masalah masalah kesejhateraan disamping tugas utamanya sebagai pembela negara bangsa dan tanah air.
Keunggulan pertanian  pada suatu daerah sangat tergantung juga pada peran kelembagaan baik formal maupun non formal di daerah pedesaan, dalam meningkatkan kualitas sumberdaya manusia. Jadi pertanian berkaitan erat  dengan ekonomi dimana pertumbuhan ekonomi nasional sangat tergantung pada produksi pertanian yang dikelola dalam suatu sistem yang teratur berdasarkan prinsip prinsip yang kuat dan benar.
Disamping aspek pertanian ternyata bidang perikanan juga sangat potensial untuk dikembangkan, mengingat 2/3 wilayah Indonesia adalah laut yang kaya sumberdaya alam terutama ikan. Kebijakan untuk memebrdayakan para nelayan juga tidak boleh diabaikan, dalam menopang perekonomian nasional, guna meningkatkan ketahanan pangan.
Sistem perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi di negara tersebut. Perbedaan mendasar antara sebuah sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah bagaimana cara sistem itu mengaturfaktor produksinya.
Dalam beberapa sistem, seorang individu boleh memiliki semua faktor produksi. Sementara dalam sistem lainnya, semua faktor tersebut di pegang oleh pemerintah. Kebanyakan sistem ekonomi di dunia berada di antara dua sistem ekstrem tersebut.
Selain faktor produksi, sistem ekonomi juga dapat dibedakan dari cara sistem tersebut mengatur produksi dan alokasi. Sebuah perekonomian terencana (planned economies) memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi. Sementara pada perekonomian pasar (market economic), pasar lah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan jasa melaluipenawaran dan permintaan.
Jadi sistem pereknomian nasional akan berkembang dengan pesat sangat tergantung pada kondisi keamanan dalam negeri. Indonesia sampaisaat ini belum terlalu aman untuk investasi karena banyak peristiwa seperti kerusuhan dan terorisme telah membawa dampak yang kurang baik bagi kehidupan masyarakat termasuk kehidupan ekonomi.
5.     Langkah Strategis dan upaya upaya yang dapat dilakukan
Berdasarkan kondisi yang sementara terjadi saat ini dan apa yang diharapkan dalam melakukan perubahan maka  langkah strategi yang dapat ditempah adalah  optimalisasi sistem pertahanan dan keamanan dalam rangka peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional.  Dalam rangka mewujudkan strategi di atas maka perlu dilakukan upaya upaya sebagai berikut :
a.       Pemerintah harus lebih cermat dalam membangun citera Indonesia di mata dunia sehingga investasi bisa masuk dengan baik. Dimana mana diseluruh dunia,  citera bangsa itu selalu dikaitkan dengan keamanan dan ketertiban dalam negeri. Oleh karena upaya untuk menciptakan keamaman merupakan tanggungjawab bersama semua komponen bangsa . Hal ini memang sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
b.      Pelaku ekonomi harus memandang berbagai kekuatan yang ada  dalam masyarakat  ( TNI dan POLRI ) sebagai mitera yang harus dimanfaatkan secara maksimal. Artinya kekuatan eknomi Indonesia akan tumbuh secara baik dan menuju pada kesejahteran masyarakat sebennarnya merupakan bagian dari sistem ketahanan nasional yang tangguh.
c.       Masyarakat diharapkan tidak  berpransangka buruk terhadap TNI dan POLRI  dalam sistem pemerintahan dan pembangunan ekonomi nasional.
d.      Masyarakat diharapkan dapat membangun kerjasama yang lebih baik dengan seluruh stakeholder termasuk TNI- POLRI sehingga tercipta suasana aman dan damai yang dapat dijadikan sebagai modal dasar penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional.
e.       Keterlibatan TNI-POLRI dalam semua lini pembangunan terutama pembanguan pertanian dalam mendorong pertumbuhan ekonomi  harus didorong oleh semua pihak baik pemerintah pusat maupun daerah.
f.       Kementrian terkait harus terlibat secara bersama dengan TNI untuk mengembangkan berbagai ide dan kegiatan yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi secara merata dan adil.
Jadi pada intinya sistem pertahanan dan keamanan yang harus dibangun di Indonesia saat, harus melibatkan semua stakeholder  termasuk TNI dan POLRI sebagai kekuatan penting dalam mendorong berbagai bidang yang berhubungan dengan pertumbuhan ekonomi.
Bidang  pertahanan dan keamanan  sebenarnya salah satu bidang yang mempunyai hubungan dengan berbagai aspek yang lain. Khusus dengan bidang ekonomi  ternyata  mempunyai hubungan yang sangat erat walalupun kadang kadang oleh sebagian orang dianggap tidak mempunyai pengaruh apa apa. Pada hal pandangan demikian sebenarnay keliru, sebab ekonomi juga mempunyai hubungan dengan pertahanan dan keamanan . tanpa keamanan dan ketertiban maka seluruh proses produksi, ditribusi dan konsumsi menjadi terganggu. Jadi kedua bidang ini sebenarnya saling pengaruh mempengaruhi.  Ekonomi yang rapuh juga mempengaruhi kemananan dan ketertiban.  Sebaliknya keamanan yang tidak kundusif pasti berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. 



Kesimpulan
Berdasarkan uraian uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa  sistem pertahanan dan keamanan nasional di Indonesia yang tangguh sebenarnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Sistem tersebut dapat fungsional  jika seluruh komponen bangsa bersatu tanpa  memandang latar belakang kelembagaan dan menciptakan suasana aman dan damai sehingga investasi akan masuk dan masyarakat bisa bekerja dengan tenang tanpa ada gangguan yang cukup berarti.
          Saran
Disarankan agar Indonesia dapat membangun sistem pertahanan dan keamanann yang tangguh dalam rangka peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional yang tinggi dan berkelanjutan. Perekenomian yang berkelanjutan diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh . Masyarakat yang sejahteran diharapkan pula memberikan kontribusi terhadap keamanan nasional Indonesia.